Pentingnya Pakai Jilbab
Assalamu alaikum, Ukhti ^^
Jangan heran kenapa tiba-tiba saya sesopan ini. Ini karena tema yang saya kali ini adlah tentang Jilbab. Beberapa tahun terakhir, terjadi fenomena di Indonesia (menurut saya) dimana banyak wanita Indonesia yang mulai berbondong-bondong mengenakan penutup kepala yang bernama kerudung. Alhamdullilah, karena Allah swt telah membukakan pintu hidayah kepada kita kaum hawa untuk menutup aurat. Meskipun fenomena ini dikarenaka trend busana muslim yang sedang hebohnya. Namun, kita tidak harus menganggap sedemikian, Yang terlintas dalam benak saya saat ini adalah mengabrkan kepada kita semua tentang pentingnya memakai Jilbab.
Sebelum kita masuk ke dalam intinya. Kita harus tahu dulu apa yang dimaksud dengan jilbab. Sebab, banyak orang yang salah mengartikan apa yang sebenarnya disebut dengan jilbab.
Jilbab istilah bahasa indonesia yang juga merupakan istilah bahasa arab yang berasal dari kata jalbaba-yujalbibu-jilbaabun, dan mempunyai arti pakaian/sesuatu yg bisa menutupi aurot perempuan. Allah menyebut kata jilbab dalam surat Al-Ahzab ayat 59 “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Jika ditilik dalam hukum ushul fiqh, maka ayat jilbab diatas merupakan ayat yang mengandung perintah, karena Allah berfirman memakai kata perintah didalamnya. dan segala sesuatu yg Allah perintahkan mejadi wajib hukumnya utk di laksanakan. dalam al-Qur’an istilah jilbab juga disebut dalam surat An Nuur ayat 31,: “Hendaklah mereka menutupkan khumur (kerudung-nya) ke dadanya. dalam ayat ini jilbab disebut dengan al-humur, atau yang sering kita kenal dengan istilah himar/kerudung.
jelas bukan bahwasanya istilah jilbab yg kita kenal berasal dari bahasa arab, termaktub dalam al-qur’an, difirmankan Allah dengan kalimat perintah dan menjadikan dosa jika melanggarnya dan berpahala apabila mengerjakanya. Kemudian makna jilbab adalah kain yg digunakan untuk menutupi aurot perempuan (ulama sepakat bahwa aurot perempuan adalah seluruh anggota tubuh selain muka dan telapak tangan), namun secara ‘urfi/tradisi, jilbab di gunakan untuk menutupi aurot dari kepala sampai dada.
Pentingnya memakai Jilbab :
1. Menutupi aurat dan menaati perintah agama islam merupakan satu2nya agama yg sangat memperhatikan segala lini kehidupan umatnya hingga hal yg terkecil. Aurat misalnya, secara manusiawi ada bagian tertentu yg manusia malu untuk menampakkanya, dan bagian itu harus selalu dalam keadaan tertutup. Dalam Islam bagian itu disebut dg aurot..satrul aurot (menutupi aurot) menjadi wajib hukumnya dalam islam, karena islam sangat menjunjung tinggi harga diri seorang hambanya. menutup aurot juga merupakan syarat diterimanya sholat. maka jika kita membiarkan aurot terbuka, berarti kita telah melanggar perintah Allah, dan pasti kan mendapat dosa. para akhwat sekalian pasti sudah pada tahu umur berapa diwajibkan menutup aurot? batas usia baligh bagi akhwat adalah setelah keluar darah haidl, dan pada masa itulah segala amal perbuatan manusia di hisab, juga mulai masa itulah anda sudah diwajibkan menutup aurat. Memakai jilbab, baju kurung, kaos kaki, manset atau pakaian apa saja yg menutupi seluruh anggota badan tubuh kecuali muka dan wajah. nah jika ternyata sekarang umur anda melebihi batas baligh kemudian belum memakai jilbab, maka otomatis belum menutup aurot dan akan mendapatkan dosa, lantaran melanggar perintah Allah. sesering anda tidak menutupi aurot maka sebanyak itu dosa yg kan anda apatkan..wuih serem, na’udzubillah min dzalik!!
2. Menjaga harga diri seorang muslimah (iffah) dalam terusan ayat jilbab surat al ahzab 59 disebutkan “Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” point kedua dari pentingnya berjilbab adalah untuk menjaga harga diri. menjaga diri kita dari segala hal, menjaga martabat seorang muslimah, menjaga keamanan, menjaga keimanan dan banyak hal yg bisa kita jaga dengan memakai jilbab. ibarat body guard, jilbab merupakan body guard yg paling handal, yang selalu mengawal diri kita dan menjaga diri kita kapanpun dan dari apapun yg dapat membahayakan kita secara jasmani maupun rohani. bahkan menjadi body guard yg paling indah, karena memakai jilbab kan menjadikan anda lebih cantik dan anggun, melebihi apa yg dilakukan cream kecantikan wajah yg paling ampuh apapun, karena memakai jilbab kan menampakkan kecantikan luar maupun dalam, suerr!!
“Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal”, jilbab merupakan tanda pengenal bagi seorang muslimah, yg membedakan identitas keagamaan, keimanan dan juga ketakwaan. membedakan identitas keagamaan sudah jelas, karena hanya wanita yg memeluk agama islam saja lah yg diwajibkan memakai jilbab kapan pun n dimanapun. namun membedakan identitas keimanan dan ketakwaan inilah yg paling esensial, why? karena meskipun sudah menjadi seorang muslimah, ternyata masih banyak juga yg belum memakai jilbab, nah muslimah yg seperti itulah yg belum mantap keimanan dan ketakwaanya.
“Karena itu mereka tidak di ganggu”. dan kemudian setelah anda sudah memakai jilbab maka anda akan merasa tenang dan aman dari berbagai gangguan. gangguan apapun itu. gangguan keamanan misalnya, jika kita menilik kepada kasus2 pelecehan seksual, sebenarnya kita tidak bisa melulu menyalahkan kepada sang pelaku, namun sebenarnya sang korban pun juga patut disalahkan. sesuai hukum kausalitas, ada sebab ada akibat, akibat adanya pelecehan itu pasti ada penyebabnya, salah satunya dalam segi berpakaian. coba kita amati, kebanyakan yg menjadi korban pelecehan itu bagaimanakah pakaianya?, aurot mereka terbuka atau tertutup?, lekukan tubuh dipakaian mereka nampak atau tidak?, hingga apakah ketika terjadi peristiwa itu mereka sedang memakai pakaian tertutup dan mengenakan jilbab?? pasti anda semua mempunyai jawaban yg jujur mengenai hal itu.
Jilbab juga menjaga keamanan hati, pasti anda semua merasakan bahwa pakaian berpengaruh terhadap tingkah laku kita. orang yg berpakaian asal2an dy pasti kan bertindak asal2an. aristoteles, filosofis yunani yg masyhur mengatakan:” manusia adalah apa yg ia pikirkan”. so ketika pikiran kita sudah amburadul, akal sehat sudah terbius dengan hawa nafsu maka kita pun kan berpakaian sesuai apa yg kan kita perbuat, sehingga dia tidak lagi memikirkan apa itu esensi berpakaian, dikarenakan rasa malunya sudah hilang, dan dia pun akan berbuat semaunya. pepatah arab mengatakan: “jika kamu tidak malu, maka berbuatlah sesuka kamu”.
Berbeda ketika pakaian yg kita gunakan adalah pakaian yg menutup aurot dan islami, kita merasa terbatasi utk melakukan perbuatan yg melanggar. contohnya kita memakai pakaian resmi pegawai negri / pakaian seragam sekolah, ketika kita hendak berbuat yg melanggar pasti kita kan mikir2 dulu, takut membuat malu nama pegawai negri, atau menodai keharuman almamater kita, dan akhirnya pakaian itulah yg mencegah kita utk berbuat melanggar. apalagi pakaian yg islami yg di kenakan, ia selalu menjaga pribadi sang pemakaianya, dalam al-qur’an disebutkan: “pakaian takwa adalah sebaik2 pakaian untukmu”. maka jilbab dan pakaian yg menutupi aurot adalah pakaian yg bisa menguatkan ketakwaan dan keimanan seorang hamba. and anda para muslimah “butuh” jilbab untuk menjaga harga diri dan keamanan, jasmani maupun rohani. ” Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”, nih ganjaran yg kan diterima oleh mereka yg memakai jilbab sesuai dengan syariat islam, mendapat ampunan dan kasih sayang! siapa sih yg tidak ingin diampuni dosa2nya oleh Allah, dan selalu disayangi oleh Nya! jika kita ingin selalu mendapatkan ampunan dan kasih sayangnya, makai memakai jilbab merupakan hal yg mutlak yg harus dilaksanakan.
Jadi, memakai Jilbab itu penting kan?

Comments
achiii...follow balik napa???????????
www.ekhyelzain.blogspot.com