Posts

Showing posts from June, 2015

Hujan Bulan Juni : Juni Yang Tabah

Image
Dan diawali dengan melihat salah satu postingan teman dunia maya yang sama-sama menyukai dunia sastra, mataku terpana pada satu judul puisi, Hujan Bulan Juni. Ada apa dengan hujan bulan juni? Bukankah Juni sekarang adalah musim kemarau? Lalu, aku tahu bahwa penulisnya adalah orang sama dengan penulis puisi “Aku ingin”. Meskipun tidak terlalu tertarik dengan dunia puisi (karena puisi buatanku sangat-sangat tidak bagus, haha), tapi ada beberapa puisi dan penulis yang membuatku klepek-klepek dengan kata-katanya. Misalnya Kahlil Gibran dan Sapardi Djoko Damono. Salah satu puisi SDD yang kusuka adalah “Aku Ingin” itu. Awalnya aku kira itu adalah puisi Kahlil Gibran, ternyata bukan. Tapi tak menyurutkan rasa sukaku pada tulisan penyair hebat itu. Nah, setelah membaca puisi Hujan Bulan Juni dan belum tahu artinya apa. Biasanya arti sebuah puisi memang hanya dimengerti oleh si penulis. Sementara pembaca hanya bisa menginterpretasi dengan pengertian mereka sendiri. Seperti...

Entahlah Apa Ini

Aku tahu kalau dia akan berkata seperti itu. Ini memang kesalahanku. Dan pekerjaanku selama hidupku adalah menyusahkan orang lain. kapan aku bisa membayar segala susah yang mereka rasakan karena mengurusku? Karena kekeraskepalaanku? Karena impian-impianku yang terlalu banyak namun belum terwujud. Aku juga tidak meminta kejadian ini. Siapa sih yang ingin kakinya patah? Aku hanya.. hanya.. begitu bodoh sampai tidak memikirkan terlebih dahuluu sebelum belajar motor. Dan ketika kejadian itu terjadi aku tahu bagaimana ekspresi wajahnya. Aku sudah bisa membayangkannya. Aku bahkan membayangkan yang jauh lebih buruk tentang perlakuannya padaku nanti. Yang tidak aku bayangkan adalah bagaimana aku bisa menahan semua rasa sakit di kakiku—daging dan tulang yang terkoyak lalu dipasangi besi yang terasa ngilu dan seperti sebuah mesin saja—dan juga berusaha menerima dengan setulus ikhlas yang terjadi padaku meskipun pedih teriris di dalam dada. Qul lay yushiibanaa illaa maa kataballahu lan...