Hujan Bulan Juni : Juni Yang Tabah
Dan diawali dengan melihat salah satu postingan teman dunia maya yang sama-sama menyukai dunia sastra, mataku terpana pada satu judul puisi, Hujan Bulan Juni. Ada apa dengan hujan bulan juni? Bukankah Juni sekarang adalah musim kemarau? Lalu, aku tahu bahwa penulisnya adalah orang sama dengan penulis puisi “Aku ingin”. Meskipun tidak terlalu tertarik dengan dunia puisi (karena puisi buatanku sangat-sangat tidak bagus, haha), tapi ada beberapa puisi dan penulis yang membuatku klepek-klepek dengan kata-katanya. Misalnya Kahlil Gibran dan Sapardi Djoko Damono. Salah satu puisi SDD yang kusuka adalah “Aku Ingin” itu. Awalnya aku kira itu adalah puisi Kahlil Gibran, ternyata bukan. Tapi tak menyurutkan rasa sukaku pada tulisan penyair hebat itu. Nah, setelah membaca puisi Hujan Bulan Juni dan belum tahu artinya apa. Biasanya arti sebuah puisi memang hanya dimengerti oleh si penulis. Sementara pembaca hanya bisa menginterpretasi dengan pengertian mereka sendiri. Seperti...