Posts

Showing posts with the label Movies

Re-watch : Dil Hai Tumhara (2002)

Image
Hidup adalah tentang suka dan duka Nostalgia waktu SD kayaknya saya suka nonton film India. Karena pada mas itu film India lagi banyak-banyaknya masuk ke Indonesia. Film-filmnya pun memenuhi hari-hari anak-anak 90an. Bahkan saat pulang sekolah (SD), pasti makan siang ditemani sama film India di televisi. Haha! Oh ya. Saya mau nulis tentang film ini, film yang kalau gak salah pertama kali ditonton waktu masih SD, sekitar tahun 2004 atau 2005 pas masih kelas 5 SD. Film yang buat saya yang masih kecil itu nangis bombay karena sedih sekali. Padahal saya jelas belum mengerti tentang pengorbanan, perselingkuhan, dll. Karena pada usia itu yang bisa bikin saya nangis mungkin karena apa ya. Kayaknya gak ada deh yang bisa bikin saya nangis waktu itu. Masa SD adalah masa-masa penuh kebahagiaan. Main-main aja sampai capek. Haha! Saat WFH ini, saya pun memutar kembali film yang sudah cukup lama ini. Pemerannya pun masih muda. Tapi, cukup buat saya bisa merasa sedih lagi,...

SILENCED (2011) : KETIKA PELAKU PELECEHAN SEKSUAL DIHUKUM TAK PANTAS

Image
I was there when she was being abused but I haven’t done anything. If I let go of her hand now, I don’t think I can be a good father to Sol, either. Kang In Ho             Sehabis baca-baca data SKDI Remaja tentang Kespro dan kehamilan remaja, gak taunya keinget sama film lama Korea yang mengangkat isu pelecehan seksual. Karena penasaran, jadi kuputar lagi film ini sembari berharap ada ide tentang judul penelitian kali ini:D             Silenced (2011) adalah film yang diangkat dari kisah nyata yang terjadi di salah satu sekolah tunarungu di KorSel. Beberapa anak yatim dan mengalami kecacatan justru menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh guru dan pimpinan di sekolah tersebut. Kasusnya berhasil dibawa ke pengadilan. Guru dan pimpinan sekolah tersebut ditetapkan sebagai tersangka. Bukti pun sudah cukup kuat untuk menjerat pelaku, namun uang yang ...

After. Life (2009)

Mengapa kita mati? Agar kehidupan menjadi penting Anna akhirnya diberikan kesempatan untuk meninggalkan ruangan persiapan pemakaman. Setelah selama ini mencoba kabur karena tidak percaya bahwa ia sudah meninggal, Anna akhirnya bisa keluar dan tetap menyakini apa yang ia ingin yakini. Ia belum mati. Namun belum sampai kakinya menginjak luar ruangan, segala pemikiran tentang kehidupan yang berat yang seketika menyeruak membuatnya tidak bisa melangkahkan kakinya. Tuan Deacon, si pengurus pemakaman pun berujar, “ Kupikir kau berbeda. Kau bilang kau takut kematian. Tapi faktanya adalah kau lebih takut pada kehidupan.” Tidak ada kata terlambat, begitu pun untuk urusan menonton film yang tayang tahun 2009 di tahun 2018. Tadinya ingin menonton film horor yang bisa buat teriak-teriak ngeri, tapi malah ketemu sama film horor yang sama sekali enggak serem. Tapi horornya tetep dapet sih. Jadi, After.Life ini menceritakan tentang seorang perempuan yang kaget dan gak terima kalau dia...