Posts

Showing posts from September, 2013

MISS YOU GUYS!!

Image
Iya. Dulunya aku memang dekat dengan mereka. Menghabiskan hari-hari membosankan di asrama bersama-sama. Ada-ada saja yang kami kerjakan. Entah itu belanja baju, belanja buku, belanja sepatu. Yah! Kerjaan kami tidak banyak belanja sih. Tetapi, untuk urusan yang satu itu kita selalu kompak. Begitu uang hasil beasiswa keluar, mungkin hal pertama yang dilakukan ya belanja! Selain itu, kami juga banyak menghabiskan waktu di kamar. Entah di kamar siapa. Pokoknya ya di kamar asrama. Mengerjakan tugas bersama, menghafal bersama hingga menghabiskan film-film dari kaset yang baru dibeli. Itu kerjaan kami dulu. Selalu bersama-sama. Tapi itu dulu. Dulu sekali. Sampai-sampai aku sudah tidak ingat kapan itu terjadi. Tahun berapa ya? Aku benar-benar tidak ingat lagi kalau kita pernah menghabiskan hari-hari bersama. Kehidupan kita pun nyaris hanya berputar di kita-kita. tidak ada yang lain. namun, aku menyukai saat-saat itu. Entah yang lainnya. Aku memang tipe orang yang demik...

Miracle In Cell Number Seven

Image
Movie: Miracle in Cell No.7 (English title) / Number 7 Room's Gift (literal title) Revised romanization: 7beonbangui Seonmool Hangul: 7 번방의 선물 Director: Lee Hwan-Kyung Writer: Lee Hwan-Kyung , Kim Hwang-Sung , Kim Young-Suk Producer: Lim Min-Sub Cinematographer: Kang Seung-Ki Release Date: January 24, 2013 Runtime: 127 min. Genre: Drama / Comedy / Tearjerker / Prison / Father & Daughter / Law Distributor: Next Entertainment World Language: Korean Country: South Korea  A : “Kamu tahu siapa itu polisi? B: “Iya. Orang yang menakutkan.” A: “Kamu telah membunuh anak para pemimpin orang yang menakutkan. Apa kamu pikir dia akan diam saja? Mengaku saja jika kamu ingin anakmu baik-baik saja.” “Hanya karena dia pemilik orang-orang yang menakutkan, maka hukum juga takut untuk membela orang-orang yang benar? Fiuh~ dunia oh dunia.”             ...

I LOST MY TOOTH

Image
“saya nggak mau menyukai sesuatu sampai suka sekali. Karena ketika kita kehilangannya, maka rasa sakit itu tidak tertahankan.” Saya nggak pernah sepeduli ini dengan gigiku. Sejak kecil, dengan kemalasan yang tinggi saya memang malas sikat gigi. Alhasil gigi saya empat yang bolong. Sering banget sakit gigi, tapi tetep saya nggak peduli sama gigi. Namanya juga anak kecil. saya nggak pernah mikir kalau gigi akan sepenting ini kegunaannya di dunia. Mulai dari keindahan hingga nggak mungkin kan bisa makan kalau nggak punya gigi. Dan yang paling penting, gigi kita nggak akan tumbuh lagi setelah usia remaja. Uhhh~ ini yang buat saya hampir gila dan melupakan sejenak kepusingan saya tentang skripsi. Bagaimana tidak? Gigi depan saya bagian bawah keropos di tengah. Tepat di antara gusi. Meskipun belum terlalu besar tetap saya membuat saya khawatir. Bagaimana kalau patah? Bagaimana? Dimana saya bisa mendapatan gigi lagi? Minta sama Allah? Huhu~  Persoalan seperti itu mungkin...