Posts

Showing posts with the label beasiswa

Long Story After Graduation Jilid 2 (Bagian Terakhir)

Image
Kembali ke kota yang membesarkanku selalu memberikan kesan yang berbeda. Ada perbedaan diriku setelah kembali dengan gelar s1 dan kembali dengan gelas s2. Aku menjadi lebih rendah diri dan merasa bukan apa-apa. Selalu tersenyum dan sangat berbesar hati. Selalu sabar seperti yang kutuliskan di cerita sebelumnya. Jika dulu setelah lulus strata satu aku tidak sabar untuk bisa bekerja. Aktif kesana kemari untuk mencari pekerjaan. Maka, saat ini aku merasa lebih ingin bebas dan menikmati hidup dari hari ke hari. Bukan aku trauma. Benar awalnya aku takut akan usaha-usaha gagalku dulu terulang. Tetapi setelah kembali kesini, aku tidak merasakan hal itu lagi. Aku menjadi lebih pasrah pada apapun takdir Tuhan. Mencari kerja tentu tetap dilakukan, tetapi tidak ngoyo seperti dulu. Aku benar-benar pasrah. Haha! Itu semua karena aku berpegang pada apa yang disebut : “ Sekuat apapun kamu berusaha, kalau itu bukan untukmu maka itu tidak akan menjadi milikmu” dan Allahuma Qoni’ni bi...

PENGALAMAN WAWANCARA DAN LGD BEASISWA LPDP

Kemarin setelah mendapat pengumuman jadwal wawancara dan lgd, saya bergiat mencari informasi seputar kisah maupun tips para pengincar beasiswa lpdp yang sudah pernah melsayakan wawancara dan lgd. Alhamudlillah dengan sharing informasi dari mereka, kegiatan wawancara dan lgd saya lumayan berjalan dengan baik. Kenapa lumayan? Karena saya terlalu takut untuk meyakini sesuatu saat ini. *because something*. Dan sebagai bentuk terima kasih, saya juga ingin berbagi kisah tentang pengalaman mengikuti seleksi wawancara dan lgd dari lpdp. Sejak agustus kemarin saya sudah mendaftar beasiswa lpdp. Sebulan kemudian keluar pengumuman yang mengatakan saya lulus adminitrasi dan berhak mengikuti wawancara dan lgdnya. Sayangnya, kota wawancara yang saya pilih belum memenuhi kuota jumlah peserta sehingga kami diminta untuk pindah ke kota lain. saat itu saya sedang menunggu pengumuman dari tempat kerja (meskipun ternyata tidak lulus) sehingga saya memilih untuk menunggu hampir sekitar tiga bula...

Terima Kasih Bidik Misi

Image
            Ini pertama kalinya saya sangat bersyukur mendapatkan beasiswa Bidik Misi. Terlepas dari betapa kesalnya saya ketika uang beasiswa harus cair molor sebulan-dua bulan dari jadwal yang seharusnya. Lebih dari itu, Bidik Misi membuat saya bisa melanjutkan kuliah tanpa terlalu membebani orang tua.              Lahir di kota kecil di Pulau Buton, saya mengikuti paman dan bibi di kota paling ujung di Indonesia. Jayapura. Dari sekolah dasar hingga tamat SMA, saya menghabiskan dua belas tahun hidup saya jauh dari orang tua. Impian-impian yang besar banyak menggantung di kepala saya. Banyak sekali impian yang saya harap bisa saya wujudkan, selain impian paling besar menjadi seorang penulis. Impian lainnya yang saya utarakan bersama sahabat saya di bangku sekolah adalah kuliah di luar kota dengan beasiswa. Dengan kemampuan akademik yang r...