Posts

Showing posts with the label science

Time Travel

Image
source : youtube   Apa yang akan kamu lakukan jika mampu kembali ke masa lalu dengan mesin waktu? Me? Mmm.. mungkin aku ingin balik ke tahun dua ribu lima belas, kemudian memberanikan diri untuk ke rumah sakit sendirian, sehingga aku bisa menghindari untuk terlibat dengan sesuatu yang ternyata menyebabkan kemalangan lima tahun kemudian. Haha! Sebab dari semua kesalahan yang dibuat di masa lalu yang kemudian menjadi penyesalan, hanya kejadian itu yang benar-benar aku sesali saat ini. Wkwk.    But, itu kalau kita manusia mampu kembali ke masa lalu dengan mesin waktu. Kenyataannya, sejak film back to the future yang berhasil ke masa depan dan masa lalu, di abad 21 ini manusia bahkan belum mengendarai mobil terbang.      Yaa.. namanya juga film science fiction ya. Sebagai penyuka pelajaran fisika, film terfavoritku memang dengan teman science fiction, yang kelihatannya gak masuk akal di dunia nyata tapi dibuat seolah nyata di dunia film. Misalnya y...

Sejarah Epidemiologi 3

Image
Cartoon by Jim Borgman, first published by the Cincinnati Inquirer and King Features Syndicate 1997 Apr 27; Forum section: 1 and reprinted in the New York Times, 27 April 1997, E4. Abad 19 dan 20—saat ini Penerapan Epidemiologi kemudian terus berkembang dengan tidak hanya fokus pada penyakit menular, tetapi juga penggunaan metodenya dapat diterapkan pada penyakit tidak menular, dan masalah kesehatan lainnya, perilaku, pengetahuan dan sikap yang berhubungan dengan kesehatan. 1940-an Pada periode perang dunia ke 2, penerapan ilmu epidemiologi mulai fokus pada masalah penyakit tidak menular yang insiden kasusnya mulai tinggi. Penelitian Doll dan Hill yang menghubungkan kanker paru-paru dengan merokok dan studi tentang penyakit kardiovaskular di antara penduduk Framingham, Massachusetts adalah dua contoh penerapan metode epidemiologi untuk mengetahui penyebab penyakit tidak menular. 1960-an Petugas kesehatan menerapkan metode epidemiologi untuk memberantas cacar yang terjadi seca...

Sejarah Epidemiologi 2

Image
Part ini khusus bercerita tentang Jhon Snow, sang Bapak Epidemiologi lapangan. sumber : pinterest Jhon Snow melakukan investigasi penyebab wabah diare karena virus kolera dengan diawali menyelidiki sumber air. Ada empat pompa air yang digunakan warga sekitar. Lalu mengunjungi setiap rumah dimana terjadi kasus kematian karena diare parah di sekitar pompa air, melakukan pendataan terkait sumber air yang digunakan, lalu menandai rumah tersebut dalam peta Golden Square area, dimana terjadi kasus diare tinggi. Lokasi rumah dengan kasus diare ditandai warna merah dan lokasi pompa air ditandai dengan warna biru. Peta yang dibuat Jhon Snow yang mengambarkan distribusi kasus berdasarkan kasus, dikenal sebagai Spot Map. Berdasarkan hasil penelusurannya, banyak orang yang tinggal di sekitar sumur pompa A dan menggunakan sumur pompa A menderita atau meninggal karena diare parah. Berdasarkan hasil temuannya itu, akhirnya sumur pompa A ditutup dan wabah pun berakhir.    sumber ...