MELIHAT TAPI TAK TERLIHAT

MELIHAT TETAPI TIDAK TERLIHAT
          Assalamualaikum Wr. Wb
          Baru-baru ini beredar artikel dan fakta-fakta mengenai sebuah isu yang sebenarnya sudah lama terdengar ke telinga umat muslim di Indonesia. Apalagi kalau bukan kristenisasi yang ditengarai dilakukan oleh kaum gereja untuk membuat penduduk negeri kita yang mayoritas 88% adalah umat muslim ini menjadi pemeluk agama mereka. Bagi orang awam tentu saja berita ini cukup sulit untuk dipercaya karena kenyataan yang tak dilihat di depan mata. Tetapi, di beberapa daerah hal ini telah menjadi sebuah hal yang nyata. Setidaknya, begitulah yang dilangsir oleh beberapa ahli agama.
            Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kemiskinan itu dekat dengan kekufuran. Kondisi kekurangan yang disengaja di berikan Allah kepada kaumnya sering kali mendapat prasangka yang buruk dari kaum-Nya. Banyak orang miskin yang tidak sanggup memikul beratnya kehidupan menjadi lupa akan Tuhan yang telah memberinya makan hari itu. Mereka menjadi lupa bersyukur lantaran berpikir bahwa Allah telah meninggalkan mereka. Padahal Allah telah berfirman dalam suratnya :  “Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika dia tidak merubahnya sendiri”.
            Nah! Allah tidak akan meninggalkan kita jika kita tidak melupakan dia. Pada dasarnya, rezeki itu telah di atur oleh Allah untuk semua makhluknya. Miskin ataupun kaya semua sama di mata Allah, yang berbeda adalah keimanan mereka. Benar kan??
            Sudah sangat banyak manusia yang silau oleh harta, oleh benda-benda berharga. Semua dan segala yang ada pasti akan kembali pada-Nya. Manusia hanya hidup sementara di dunia ini. Dunia ini hanyalah sebuah tempat persinggahan, tujuan kita adalah kehidupan yang kekal di alam akhirat. Maka, sudah sepantasnya kita sebagai manusia untuk melaksanakan perintahnya dan menjauhi laranganya. Mulailah dengan selalu bersyukur pada Allah SWT. Alhamdulillah
            Lalu, kita kembali pada topik kristenisasi di atas. Melihat kenyataan bahwa sebesar 80% masyarakat Indonesia adalah pemeluk agama Islam sehingga jika di total ada sebanyak 200jt orang masyarakat Indonesia yang memeluk agama Islam. Dengan ini, maka Indonesia dinyatakan sebagai negara muslim terbesar di dunia. Kaum kristen berdasarkan yang tertulis dalam Al-baqarah ayat 120 : “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang  kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar). “Dan sesungguhnya jika kamu meu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”
            Beberapa berita yang pernah penulis baca adalah upaya kaum gereja untuk mengkristenkan anak-anak jalanan, anak yatim piatu dan korban bencana alam dengan cara memberikan bantuan kepada mereka lalu pelan-pelan menarik mereka ke dalam  agama mereka. Yang lebih parahnya, ada berita bahwa mereka bisa menukar keislam-an mereka dengan uang.
            Seperti yang kita ketahui bahwa meskipun Indonesia memiliki kota-kota besar yang tidak kalah mewah dengan negara-negara maju di dunia, tetapi di sudut kota-kota besar negeri kita yang tercinta justru terlihat pemandangan yang miris. Di belakang gunung-gunung pencakar langit itu terdapat tempat-tempat tinggal warga miskin kota. Mereka tinggal di samping sungai-sungai yang penuh dengan sampah, di bawah jembatan-jembatan layang, di samping rel-rel kereta api, dan di emperan toko. Mereka itulah target yang bagi para pejuang kristenisasi. Berkedok dengan misi kemanusiaan pelan-pelan mereka menggerogoti keimanan yang telah rapuh menukarnya dengan identitas baru. Astagfirullah al adzim. Lindungilah kami ya Allah J
            Situasinya semakin berkembang dengan gerakan yang disebut Kampanye Save Maryam yang disebarluaskan di dunia. Kampanye ini di usung oleh sebuah organisasi Mercy Mission. Organisasi adalah organisasi yang selama lima tahun terakhir terus berusaha untuk mengembalikan kesadaran umat islam melalui proyek amal. Untuk saat ini, Mercy Mission kembali melakukan penggalakan dana untuk membantu umat islama keluar dari belenggu kristenisasi yang terjadi dengan kampanya Save Maryam. Kampanye ini sudah menyebar seperti di twitter dengan hastag #savemaryam.
            Terlepas dari semua yang saya utarakan di atas, kebenaran akan yang sebenarnya terjadi hanya Allah yang tahu. Namun, hanya ada satu pepatah yang ingin saya bagikan : “Bukan berarti kita tidak melihat, maka itu tidak ada. Melihat tetapi tidak melihat, karena kita hanya melihat dari sebuah sisi”
Wassalam. Wr. Wb
Sumber : dari semua sumber (google)

Comments

Popular posts from this blog

KEEP SHINING AND KEEP THE FAITH

S U D D E N L Y