Perasaan cerpen pertama terbit!
Yeyeye... akhirnya setelah ratusan
kali mengirim, jutaan tahun menunggu, ribuan kali ditolak, cerpen pertama gue dimuat juga di media.
Hehehe.. lebay banget deh ya. Tapi, buat gue ini adalah langkah awal gue
sebagai penulis. Biasanya nih, kalau sudah terbit satu maka yang lain akan
menyusul. Amiiin.
Jadi, ceritanya cerpen gue ini
diterima sebagai salah satu dari antologi cerpen “Curhat Move On” terbitan
Gradien Mediatama. Ahh~ senengnya. Isinya ya nggak jauh-jauh dari cara gimana
kita bisa move on. Move on kan luas ya, tapi di dalam gue bercerita tentang
seorang pria yang nggak bisa move on. Terus datanglah seorang cewek yang tanpa
disadari membantu si cowok ini untuk move on. Ya walaupun akhirnya si cewek
jatuh hati sama nih cowok. Hhehe..
Bukan cerita gue aja yang ada di
dalam (ya iyalah). Ada juga karya penulis lain yang pastinya lebih baik dari
cerita gue.
Awalnya, gue nggak pernah menyangka
kalau cerpen gue bakal lolos. (eaaa... sinetron banget). Tapi, serius nih ya.
Karena keseringan ditolak, gue jadi nggak pernah ngecek-ngecek gitu. Diterima
nggak ya diterima nggak ya?? Gue kirimnya bulan Juni, terus pengumumannya itu
akhir Juli. Baru pada bulan september gue iseng-iseng lihat. Eh, judul gue
muncul di antara tiga puluh judul. Gue spechless langsung. Lagi
seneng-senengnya, langsung gue masuk yahoo.com and cek email gue. Semenit dua
menit tiga menit.
“Loh? Kok nggak ada email masuk ke
gue??”
Ceritanya kan harus ada email
konfirmasi dari penerbit tentang keaslian karya. Sayangnya, gue nggak terima
email apapun dari penerbit. Hikss... gue langsung down. Dan mikir kalau itu
bukan punya gue.
Besoknya, gue nggak terima. Gue
langsung aja komen di blog penerbit. And dijawab kalau semua udah dikirimin
email. Nah loh? Berarti bukan punya gue donk? Tapi, gue tetep nggak terima. Gue
iseng masuk di facebook penerbit dan kebetulan banget gue ketemu postingan
daftar judul yang masuk untuk lomba itu. And you now, Cuma ada satu judul dan
gue yakin banget itu judul gue! Langsung aja gue kirimin email ke penerbit dan
tanya tentang karya gue.
Seminggu kemudian, gue dapet email
dari penerbit dan mereka bilang kalau sudah mengirimkan email dan menunggu
balasan dari gue. Gue tersenyum senang. Pasti kesalahan tante yahoo nih makanya
kayak gini. Dengan email itu, gue langsung senyum-senyum sendiri di kampus.
Akhirnya, gue punya karya diterbitkan.
Sebulan kemudian, gue dapet email
lagi kalau akhirnya bulan November bakal ditebitin. Yey! Saat itu gue mikir,
lama banget ya proses penerbitan sebuah buku?
Well. Buat yang kesulitan move on.
Wajib baca buku ini!!! Sila diserbu toko-toko buku di sekitar tempat tinggal
anda. Harganya sih nggak mahal-mahal amat, Cuma 40.000 doank. Buat bisa move
on, uang segitu nggak ngaruh deh kan?? Hehehe ^^

Comments