Keluar Dari Zona Nyaman? Akankah??
Ini pertama kalinya ia memberanikan diri untuk bercerita. Setelah sekian lama saya menyimpan semuanya dalam hati. Membendung ribuan keinginan untuk bangkit. Membelenggu teriakan lelah oleh hati. Menutupinya dengan lingkup kenyamanan. Berada di dalam zona nyaman, siapa sih yang tidak mau? Hanya dengan duduk diam, di depan laptop, chatting, nonton, tapi pundi-pundi yang ia miliki bisa penuh. Kok bisa??

Banyak orang yang bahkan harus menantang badai dan hujan untuk memperoleh sesuap nasi. Setelah satu suap nasi yang memenuhi rongga perutnya, mereka harus segera mencari lagi untuk nasi-nasi berikutnya. Tidak peduli betapa sulitnya itu. Hanya satu yang mereka tahu, mereka punya kewajiban untuk terus bertahan. Hingga waktu yang disediakan oleh-Nya berakhir.
Kenapa tidak berakhir sekarang saja? Kenapa tidak kau ambil nyawaku saat ini juga?, pekik mereka. Tak ada jawaban. Saat itulah mereka tahu. Mereka sadar. Yang perlu mereka lakukan hanyalah terus berusaha. Terus bergerak. Mewarnai hidup ini dengan indah sebagai bekal di akhirat.
Tidak seperti dia. Yang masih nyaman duduk di singgasananya. Memutar banyak filem, membaca banyak buku. Menulis banyak cerita. Belajar. Kuliah. Semua yang ia lakukan hanya untuk DIRINYA. Sampai kapan? Sampai kapan kamu harus bertahan di balik kenyamanan itu? Sampai kapan kamu menutup matamu dari ribuan saudaramu yang menantikan ilmumu. Sampai kapan kamu akan menutup telingamu dari jeritan meminta pertolongan dari mereka? Tidak bisakah kau peduli sejenak? Pada mereka yang hidupnya jauh dari indah seperti dirimu??
Aku tahu. Kenyamanan itu telah menyilaukan hatimu. Kenyamanan itu telah membuat hatimu tertidur. Sudah saatnya kau bangkit sekarang. Kobarkan lagi mimpi-mimpimu yang mati karena kenyamana. Kobarkan lagi!
Aku tahu. Kau adalah orang yang peduli terhadap sesama. Kau bukan orang yang hanya mementingkan dirimu sendiri. Kau hanya dibutakan oleh kenyaman yang kau terima. Ingatlah, kawan. Bahkan sebuah kebahagiaan itu juga ujian dari-Nya.
Bergerak! Tinggalkan zona nyamanmu. Dengan begitu, hidup akan lebih berarti. Biarkanlah dirimu melakukan sesuatu. Sesuatu yang berarti.
Do something Right, No one remember
Do something Wrong, Everyone Rembemer
Jadi, jangan pernah takut untuk melangkah. Jangan takut untuk melakukan kesalahan. Karena kesalahan adalah awal keberhasilan.
Aku menunggu dirimu untuk bangkit, kembali ^___^
Dari Seorang Gadis yang mendahulukan "kenyamanan"



Comments