Selamat Datang 2013
Happy New Year! Selamat Tahun Baru.
Tidak terasa kita sudah memasuki tahun 2013 dan telah berhasil membuat tahun
2012 mengundurkan diri. Dua hari di awal 2013 apa yang kalian lakukan? Kalau
saya sih sibuk merevisi resolusi 2012 untuk jadi resolusi 2013. Sudah dua
halaman dan belum juga selesai (-___-).
Ngomong-ngomong tentang tahun ini,
pada sadar nggak sih kalau tahun ini terdiri dari angka sial, 13. Tahu donk
pasti mitos yang mengatakan bahwa angka 13 adalah angka sial. Tapi jangan
percaya juga. Soalnya selain mengandung angka 13, tahun ini juga memilik angka
yang unik. 2013 terdiri dari urutan angka yang benar kan? 0,1, 2 dan 3. Kalau
dibaca menaik semoga tahun ini bawa keberuntungan. Kalau dibaca menurun ya
nggak tahu ya. Siapa juga yang mau baca menurun?
Sibuk mikirin angka sekarang saya
lagi stress berat nih. Di tahun ini banyak banget harapan saya yang bisa
terwujud, pertama novel saya rampung dan bisa terbit, kedua novel saya rampung
dan bisa terbit, ketiga, keempat sampe seterusnya juga begitu. Setelah novel
saya juga berharap tahun ini semua kegiatan yang wajib saya lalui di kampus
berjalan dengan baik. Dapat nilai bagus dan secepatnya sarjana...
secepatnyaaa...
Tahun ini akan diawali dengan
Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 2 di bulan Januari, PBL 3 di bulan Juni dan
Kuliah Kerja Nyata di Bulan Juli-Agustus. Baru memikirkannya saja saya sudah
pusing, apalagi nanti pas melaksanakannya ya? Rasanya saya belum siap untuk
berhadapan dengan masyarakat. Padahal saya juga masyarakat sih. Tapi dalam
posisi ini saya adalah mahasiswa. Gugup deh. Ilmu belum mencukupi untuk
mengajari masyarakat adanya juga saya yang di ajari.
Selain kegiatan di atas tahun ini
juga saya sudah harus menemukan judul. Bukan judul novel atau cerpen, melainkan
judul skripsi. Awww~ denger kata skripsi bikin saya merinding nih. Kalau udah
judul, berarti bentar lagi seminar proposal, penelitian, seminar hasil dan
ujian meja. Ya Allah, bantulah aku melewati semuanya tahun ini. Karena saya
tidak bisa melaluinya tanpa bantuan darimu Ya Allah. Tahu nggak sih, saya
takut.!
Ohya, tahun ini juga saya masuk
himapid sih. Tapi, nggak tahu deh masuk kepengurusan atau nggak. Masuk nggak
masuk sama aja buatku. Hatiku sedang goyah dengan jalan di depanku. Soalnya,
sejak masuk FLP iman saya tuh jadi goyaah banget. Yang awalnya saya happy
banget bisa masuk epidemiologi yang saya impikan, eh pas ikut TOWR terus dapet
materi dari Teh Pipiet Senja, iman saya langsung goyah. Emang bener deh Teh
Pipiet Senja itu teroris yang meneror orang-orang untuk menulis. Tahukan Pipiet
Senja, penulis ratusan novel? Kalau nggak tahu googling aja. Semangat menulis
saya langsung menanjak. Ciee... Kalau ibarat pepatah nih, “menulislah maka kamu
ada.” Makanya, saya tuh jadi bingung, dilema, stress. Belum lagi tahun kemarin
beli buku yang kata temen-temen judulnya kayak buku geografi. 23 Episentrum
karya Adenita, penulis novel 9 Matahari. Sukses bikin saya semakin goyah untuk
melanjutkan jalanku. Kalau mau tahu beli deh bukunya. Kereen. Sarat akan
motivasi.
Memikirkan tentang itu, saya jadi
teringat saat menonton kembali film tanda tanya. Di situ ada tokoh Hendra yang
hidupnya jadi hambar karena cintanya ditolak. Si Hendra ini orangnya jadi suka
marah-marah. Hingga suatu hari, Ibunya bertanya. Apa yang sudah kamu lakukan
untuk hidup ini? Apa keputusan yang telah kamu buat untuk hidup ini?
Hidup itu pilihan. Buatlah keputusan
untuk menentukkan jalanmu. Berdiri di persimpangan seperti ini membuat banyak
orang dilema. Apakah akan meneruskan jalan yang ada di depan mata, atau memilih
berbelok dan mengejar impian. Impian...
Kadang apa yang kita tekuni di masa
lalu itu berbeda dengan apa yang kita alami di masa kini. Kalau jawabannya
karena takdir kayaknya semua urusan akan selesai kalau jawabannya Cuma ‘takdir’.
Jawabannya ya karena kita tidak sungguh-sungguh mengejar impian. Karena kita
takut membuat keputusan besar dalam hidup kita.
Ini yang bikin saya stress. Sakit
kepala. Jenuh dengan kehidupan kampus yang tidak sesuai dengan selera saya. Ya
Allah, semoga di tahun 2013 ini hatiku kembali lurus menghadap ke depan. Saya
pengen banget jadi penulis. Tapi, mengingat orang tua saya yang sudah tua dan
berharap anak gadisnya bisa menjadi sarjana membuat saya semakin bingung.
Semoga tahun ini berjalan dengan menyenangkan.
Ohya, di tahun ini juga disebut
tahun politik loh, karena bakalan ada dua pemilihan umum. Pertama pemilihan
kepala daerah, anggota dpr dan dprd dan sejajarannya lah. Terus akan ada
pemilihan presiden indonesia. Wah, bakal seru ni tahun ini. Tapi, nggak buat
saya. Karena saya lagi bingung nih belum punya e-ktp. Gimana saya bisa ikut
nyoblos. Yah, walaupun kemungkinan akan golput lagi seperti tahun 2009 kemarin.
Btw, siapakah jagoan anda tahun ini??
Niat pengen ngulas 2013 malah curhat
di blog. Tapi nggak apa-apa deh, blog kan pribadi. Terserah mau nulis apa.
Terserah juga mau dibaca apa nggak :D
Ngomong-ngomong, ramalan bintang
mengatakan kalau capricon tahun ini bakal dapat banyak rejeki. Amiiin. Uwooow...
kalau yang bagus-bagus aja dipercaya.
Dari
gadis yang mengutamakan ‘kenyamanan’


Comments