Mengilhami Kisah Sahabat Jadi Cinta
Mau cerita lagi. Sebelumnya karena terinspirasi dengan pepatah berikut :
Tidak ada persahabatan antara laki-laki dan perempuan...
====
enjoyy!
“Katakan yang sebenarnya? Dengan
siapa kamu pergi semalam?” Hardik Mama dengan suara meninggi. Aku terdiam tak
berdaya. Tak sanggup mengeluarkan sepatah katapun. Hari ini Mama marah besar.
Bahkan jika aku jujur pun Mama tetap tidak akan percaya.
“Kamu sadar tidak? Kamu itu sudah
menikah? Bagaimana kamu bisa pergi dengan orang lain di tengah malam? Kedapatan
lagi! Kamu bikin malu Mama dan Papa saja. Cepat katakan! Kalau kamu masih tetap
diam, Mama akan menuduh dia!”
Ancaman Mama tidak main-main. Mama
benar-benar sudah mencium kedekatanku dengan Hyul. Sejak kedatangan Hyul ke
rumah, ia adalah sahabat terbaik yang aku miliki. Tempat dimana aku
mengeluarkan keluh dan kesah. Namun, Hyul ternyata menyukaiku. Aku kebingunan
dan tidak tahu harus berbuat apa. Beruntung, Hyul tidak memaksaku untuk
membalasa perasaannya. Ia hanya mau jika aku mendapat masalah, aku akan
mendatanginya untuk meminta bantuan. Aku yang begitu bodoh mengikuti saja
keinginannya. Aku hanya ingin Hyul mengerti bahwa aku sudah menikah. Dan
suamiku adalah sepupunya juga.
“Kamu tahu sayang. Tidak ada
persahabatan antara pria dan wanita. Yang ada hanya perjuangan untuk memendam
rasa yang ada untuk saling menghormati.”
Aku tertunduk sedih. Dengan aku diam
pun Mama telah mengetahui pria mana yang membuat aku kembali masuk headline news. Menikah di usia muda
dengan seorang yang terpandang di negeri ini memberikan banyak tekanan padaku.
Keluargaku juga akan mendapat imbas dari semua gerak-gerak kami yang negatif di
mata masyarakat. Rasanya aku ingin berlari dari semua ini. Hidup sebagai orang
normal yang selalu dikatakan Hyul ketika kami bertemu. Tapi, aku tidak akan
meninggalkan suamiku. Orang yang pernah aku cintai sepihak kini mencintaiku
seutuhnya. Ambisinya untuk tetap berada di perusahaan dan hidup dengan
paparazzi membuatku sedih. Hidup yang ia impikan tidak cocok untukku yang
mencintai kebebasan.
“Maafkan aku, Ma. Aku benar-benar
minta maaf.” Tuturku sambil menangis. Semua yang terjadi begitu tidak terduga.
Aku hanya ingin menghilangkan penat di rumah. Lalu bertemu Hyul di jalan. Aku
memanfaatkan waktu itu untuk curhat dengannya. Namun, mobil kami dicuri dan orang
yang mencurinya pun menyebarkan gosip tentang kedekatanku dengan pria lain
selain suamiku.
Mama benar. Tidak ada persahabatan
antara pria dan wanita. Mereka memendam ras cinta untuk saling menghormati.
Tapi Hyul berbeda. Ia mengatakan yang sejujurnya. Memberikanku solusi untuk
melarikan diri dari semua ini. Jalan satu-satunya yang bisa ku lakukan adalah
bercerai. Meskipun itu adalah sebuah badai besar yang akan menghancurkan kedua
keluarga besar. Perusahaan Papa akan mendapat imbasnya. Dan keluarga suamiku
akan mendapatkan komentar negatif dari publik.
“Apa yang harus aku lakukan?”
Mungkinkah aku harus menghilangkan
semua egoku dan memilih hidup dengan suamiku hingga akhir hayat di bawah atap
penjara ini? Memotong langsung mimpiku untuk menjadi desainer??
Karena hidup ini adalah pilihan.
Maka aku harus segera memilih. Sebelum semuanya terlambat.
====
selesai
Okeh,
cerita di atas mungkin pernah ada yang baca. Sebenarnya Cuma terilhami dari
kisah pasaran ‘sahabat jadi cinta’. Biasanya seorang pria dan wanita yang
bersahabat sejak lama akan menjadi pasangan di kemudian hari. Semua karena tidak ada persahabatan antara pria dan
wanita.. yang ada hanya cinta! Cieeeee uhukk! Hehee^^
Dari gadis yang mengutamakan kenyamanan

Comments