Di Tahun 1997 (Reply 1997)

Nggak pernah bosan menonton drama ini. Berkali-kali... 

Nostalgia kenangan masa lalu itu selalu menyenangkan, meskipun ada gurat kesedihan di dalamnya. Namun, itulah kenangan. Akan selalu ada meskipun kau tidak menginginkannya...

Answer Me 1997/ Reply 1997

Pemain : Jung Eun Ji, Seo In Guk, Hoya, Eun Ji Won dll...

            Sung Shi Won (33 tahun) bekerja sebagai penulis pada stasiun TV, bersama kedua orang tuanya di tempat karaoke. Menyanyikan lagu-lagu lawas. Saat giliran Shiwon, ia mengganti lagu itu menjadi lagu yang amat ia sukai saat berusia belasan. Lagu dari Tony Ahn dkk. Lagu dari HOT!! 

            Ia menghadiri acara reuni SMA. Lalu cerita akan kembali saat mereka SMA. Saat hidup yang harusnya berwarna jelas masih samar-samar, putih dan abu-abu. Saat mereka masih meraba-raba kehidupan selanjutnya. Saat tawa bercampur dengan emosi dan air mata. Saat cinta pertama memenuhi ruang hati dan pikiran. Saat itu... 1997....

            Tumbuh bersama dengan YoonJae tidak membuat Shiwon sadar bahwa Yoonjae menyukainya. Yoonjae yang menyimpan perasaan suka pada shiwon saat pertama kali masuk SMA harus menahan hati. Pertama, karena ia berpikir sahabatnya Junhee juga menyukai shiwon. Kedua, karena kakaknya sendiri mengatakan bahwa ia menyukai Shiwon. Yoonjae yang tidak punya kesempatan untuk mengatakan itu menjadi sangat marah. Ia menghindar dari Shiwon di saat-saat terakhir perpisahan mereka.

            Selain kisah cinta yang penuh intrik, Reply 1997 juga menonjolkan sisi ‘korea’ banget saat ini. Yaitu kehidupan seorang fangirl garis keras (hehe).  Tahun 1997 adalah tahun dimana musik boyband mulai tumbuh di korea. Banyak manajemen yang mulai menerbitkan artis-artis dengan bakat luar biasa. Seperti HOT, Shinhwa, Sechskies, SES, Fin.K.L dll. Buat pecinta musik Kpop, mungkin kegilaan Shiwon pada Tony Ahn dan HOT membuat kalian senyum-senyum sendiri. Seolah mendapat refleksi keseharian kalian di dalam drama ini. Bagaimana mengumpulkan uang untuk memenuhi kamar dengan poster idola, berkelahi dengan fanbase tetangga, membeli kaset asli, nonton konser sambil nangis-nangis geje (hehe) dan masih banyak lagi kegilaan yang mungkin sama dengan kalian. Walaupun, saya yakin kita semua yang hidup di abad 21 sangat bersyukur dengan kemudahan memperoleh informasi tentang idola. Tidak seperti tahun 1997 yang untuk membeli kaset asli aja harus nunggu semaleman di depan bank (wkwkwkwk:P)

            Selain kisah cinta dan fansgirling, satu hal yang paling baguuus banget dari drama ini adalah tentang kasih sayang. Kasih sayang ayah pada anaknya meskipun tiap hari berantem, kasih sayang untuk sahabat meskipun ada temen yang cerewet, ngeselin, nggak ngerti perasaan, kasih sayang untuk saudara dimana sesama saudara harus saling memahami dan tentu juga bisa mengalah donk.

            Cerita yang dikemas dengan alur maju-mundur ini perlu diperhatikan baik-baik, karena kalau nggak bakal nggak ngerti deh. Mulai dari tahun 2012, mundur ke 1997, maju ke 1998 mundur ke 1968 hingga maju ke 2013. Cerita yang saling terkait itu layaknya sebuah mozaik-mozaik kehidupan yang disatukan dalam sebuah kisah untuk memecahkan misteri siapakah suami Sung Shiwon (hahaa!). Untuk menebak ini memang agak-agak susah sebab penulis memberikan clue-clue yang semuanya mengarah pada dua kakak beradik Yoon Yoon Jae dan Yoon Tae Woong.

 




Quote-qoute dari drama ini...

"First love. The reason everyone’s first love is beautiful is not only because the love was pretty. At the time of first love, there was a youthfulness that didn’t know how to be wise, a me who was pure to the point of cruelty, and a you whose fire I couldn’t handle. It’s because I already know that I can never go back to that youthful, innocent, passionate time.” – Yoon Jae
Cinta pertama. Alasan mengapa cinta pertama seseorang sangat indah bukan hanya karena cinta itu indah. Pada saat pertama kali menyukai, ada sifat remaja yang belum bisa menjadi bijaksana, saya yang masih tidak mengerti arti kekejaman, dan kamu yang begitu bersemangat tak bisa kutangani. Itu karena saya akhirnya tahu bahwa saya tidak akan pernah kembali ke masa muda, yang lugu, dan bergairah – Yoon Jae

First love is reckless. Without calculating, it throws everything in with pure passion, and inevitably fails. But that’s why it’s dramatic — the reckless tales wrapped up in experiences or feelings that you can never have again.” – Yoon Jae
Cinta pertama itu ceroboh. Tanpa perhitungan, melempar apapun dengan semangat muda, dan pastinya akan gagal. Tapi itulah mengapa ini dramatis – kecerobohan itu membungkus setiap pengalaman atau perasaan yang tidak akan pernah kamu dapatkan lagi – Yoon Jae


“First love is a time. Once it passes, it’s gone. Now you have to give a new love and a new time a chance. It might not be the experience or the purity of first love, but out of that scar is a love that grows and becomes a little more mature — you have to wait for an adult love. Only those who wait can dream of love.” – Yoon Jae
Cinta pertama itu masalah waktu. Begitu terewati, itu akan hilang. Sekarang kamu harus memberikan sebuah cinta dan waktu baru kesempatan. Itu mungkin tidak semurni pengalaman pada saat cinta pertama, tapi dari luka masa lalu itu ada cinta yang tumbuh dengan matang – kamu harus menunggu agar cinta itu menjadi dewasa. Hanya mereka yang bisa menunggu yang bisa bermimpi tentang cinta – yoon jae

 “The one benefit to that top-degree-of-difficulty relationship between a man and a woman is… one word can overturn its mood at any time.” – Hak Chan
Satu manfaat dari puncak kesulitan hubungan pria dan wanita adalah... satu kata yang bisa membatalkan suasana hati setiap saat – Hak Chan

"If you give up on now because of laziness or a lack of courage, there is no hope of another opportunity. If you love now, the best timing is now. You have to go before it’s too late, and you have to confess now. Because you never know what’ll happen later. The next opportunity might never come.” – Yoon Jae
Jika kamu menyerah sekarang karena malas atau kurang berani, tidak ada harapan dari kesempatan lain. Jika kamu menyukainya sekarang, waktu yang tepat juga sekarang. Kamu harus pergi sebelum terlambat dan menyatakan semuanya sekarang. Karena kamu tidak akan tahu apa yang akan terjadi nanti. Kesempatan kedua mungkin tidak akan ada --- Yoon Jae

“The easiest thing we can do for the person we love is to throw ourselves away. The strength to do things that aren’t in our nature — that’s love.” — Yoon-jae
Hal termudah yang bisa kita lakukan untuk orang yang kita cintai adalah menjauh darinya. Kekuatan untuk melakukan hal-hal yang sulit kita lakukan – adalah cinta --- yoon jae

Yang paling aku suka sih

“When you like someone, you have eyes for her in the sides and the back of your head. And that if you don’t knock, there will be no answer. Standing in place will not get you what you want. There’s no such thing as fair play anymore.” – Yoon-jae
“Ketika kamu menyukai seseorang, kamu tidak akan berhenti memperhatikannya. Dan jika kamu mendekatinya namun tidak ada jawaban. Kamu tidak boleh diam saja karena itu tidak akan memberi apa yang kamu inginkan. Saat itu, bermain tidak jujur bisa dilakukan – Yoon Jae.

Ketika kamu menyukai seseorang, kamu tidak akan berhenti untuk memperhatikannya~ auhhh guee bangeeet hihiii

            Terakhir, ada apa sih di tahun 1997 dalam hidupmu??? Kalau aku tahun 1997 adalah tahun dimana aku harus berpisah dengan ibuku T______T

            C

Comments

Popular posts from this blog

KEEP SHINING AND KEEP THE FAITH

S U D D E N L Y