Semenanjung Korea Memanas
Ketegangan politik antara korea utara dan korea selatan memanas. Pasca sangsi yang diberikan dewan keamanan PBB pada Korea Utara atas uji coba nuklir maret lalu, kini Korea Utara kembali membuat ulah. Korea Utara mengumumkan perang terhadap Korea Selatan. Pengumuman ini disampaikan Pemimpin Korut Kim Jong Un setelah adanya latihan militer bersama tahunan antara 10.000 tentara Korea Selatan dan 3000 tentara AS. Latihan bersama ini dinilai Korut sebagai bagian persiapan melawan korea utara.
Pada 30 Maret kemarin, ratusan mahasiswa Korea Utara mendukung pemimpinnya untuk perang dengan Korea Selatan. Mereka berkumpul di lapangan dan melakukan aksi demonstrasi untuk mendukung perang terhadap korea selatan.
Kedua negara yang dulu bersatu ini akhirnya berpisah karena perbedaan ideologi. Korea Utara menganut paham komunisme sementara Korsel lebih demokratis dan pro-AS. Korsel kini tumbuh menjadi negeri yang kaya raya dengan perkembangan teknologi yang pesat serta menjadi salah satu negara maju di Asia. Sedangkan Korut yang lebih memikirkan persenjataan kini hidup dalam isolasi dunia. Satu-satunya negara yang berkongsi dengannya adalah Cina.
Lalu, apa yang dikhawatirkan dari ancaman perang korut? Tentu saja senjata nuklir yang dimiliki oleh Korea Utara. Kita bisa melihat bagaimana nuklir menghancurkan Jepang dan juga membuat sebuah kota mati di salah satu daerah Ukraina, Chernobyl. Nuklir yang semestinya berkembang menjadi teknologi yang mempermudah aktivitas manusia kini menjadi senjata pemusnah massal. Jika korea utara berani menggunakan nuklirnya maka mungkin akan terjadi perang dunia ketiga. Dimana Korea Selatan dan sekutunya AS serta kawan-kawannya, lalu Korea Utara dan negara komunis lainnya. Tapi, apa yang diharapkan oleh perang ini??
Perpisahan yang terjadi puluhan tahun silam jelas bukan masalah paham yang berbeda. Ikut campurnya AS dalam setiap pertikaian negara di dunia menjadikan masalah ini semakin tidak berujung. Bukannya mau membela korea utara, tapi kenapa Amerika harus sibuk memberikan sangsi pada negara-negara yang mengembangkan nuklir sementara Amerika sendiri punya nuklir. Bahkan, lebih nyatanya Israel yang memiliki nuklir pun tidak diberi sangsi.
Namun, ancaman Korut semoga hanya ancaman belaka. Karena ketika perang pecah maka banyak rakyat yang akan menderita. Oke, damai ajaa yaa :D
P E A C E ! ! !
Dari gadis yang mengutamakan kenyamanan

Comments