Bahasa Indonesia, Menyatukan 800 bahasa Ibu
Kita mengenal bahasa Inggris yang
digunakan sebagai bahasa penyatu international. Beragam bahasa di dunia
disatukan dengan bahasa Inggris. Setiap negara wajib mengetahui bahasa Inggris.
Bahasa Inggris dipelajari hampir disetiap sekolah di negara-negara dunia.
Bahkan dari kecil kita sudah mulai belajar bahasa Inggris.
Bahasa Inggris yang menyatukan
ribuan bahasa di dunia memang sangat fenomenal. Tetapi, ada bahasa yang lain
yang juga tak kalah hebat dari bahasa Inggris. Itulah Bahasa Indonesia. Bahasa
Indonesie berasal dari bahasa melayu kuno yang diperbaharui hingga tiba pada
suatu kamus besar bahasa indonesia. Bahasa Indonesia digunakan untuk menyatukan
lebih dari 700 lebih bahasa Ibu di Indonesia.
Indonesia dengan 17000 pulau yang
terbentang luas dari sabang sampai merauke memiliki banyak suku. Masing-masing
suku memiliki bahasa sendiri. Misalnya di Sulawesi Tenggara, selain bahasa
Indonesia masing-masing suku yang ada memiliki bahasa sendiri. Memang tidak
berbeda jauh antara suku yang satu dengan suku yang lain. Namun, perbedaan
terletak pada logat dan ciri khas masing-masing suku. Menurut wikipedia, total
bahasa Ibu yang ada di Indonesia sekitar 748 bahasa Ibu. Dengan bahasa yang
banyak dan berbeda tersebut, sangat tidak mungkin jika kita tidak memiliki
bahasa persatuan. Untuk itulah bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia diresmikan pada
tanggal 28 Oktober 1928 tepat pada hari sumpah pemuda. Seperti salah satu bait
dari sumpah pemuda, “Bangsa Indonesia
berbahasa satu bahasa Indonesia.” Dari sudut pandang linguistik,
bahasa Indonesia adalah salah satu dari banyak ragam
bahasa Melayu.
Dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu Riau
(wilayah Kepulauan Riau sekarang).
dari abad ke-19. Dalam perkembangannya ia mengalami perubahan akibat
penggunaanya sebagai bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan
berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20. Penamaan "Bahasa
Indonesia" diawali sejak dicanangkannya Sumpah Pemuda,
28 Oktober 1928, untuk menghindari kesan "imperialisme bahasa"
apabila nama bahasa Melayu tetap digunakan.
Proses ini menyebabkan berbedanya Bahasa Indonesia saat ini dari varian bahasa
Melayu yang digunakan di Riau maupun Semenanjung Malaya. Hingga saat ini, Bahasa
Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru,
baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah
dan bahasa asing.
Meskipun sebagai bahasa utama, tidak
banyak dari warga Indonesia yang mengetahui bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia
belum menyentuh seluruh pelosok Indonesia. Seperti di sebuah Desa di Kabupaten
Takalar Sulawesi Selatan, Desa Towata yang banyak penduduknya tidak bisa
mengucapkan bahasa Indonesia namun masih sedikit paham jika ada yang berbicara
menggunakan bahasa indonesia.
Bahasa Indonesia menjadi sangat penting
untuk dipelajari ketimbang bahasa Inggris jika kita melihat keadaan ini. Banyak
masyarakat Indonesia yang tinggal dipedalaman ternyata tidak mengetahui bahasa
Indonesia yang baik dan benar. Jangankan bahasa Indonesia yang baik dan benar,
bisa berbicara yang baik saja tidak benar. Untuk itulah sangat penting
mempelajari bahasa Indonesia.
Banyak dari kita yang menganggap remeh
untuk mempelajari bahasa Indonesia. Menganggap tidak penting karena kita juga
selalu menggunakan bahasa itu. Padahal penggunaan bahasa Indonesia sehari-hari
menjadi titik penting mengapa bahasa Indonesia penting untuk dipelajari. Dengan
fasih dan mencintai bahasa Indonesia, maka bangsa lain akan menganggap penuh
takjub atas kecintaan kita pada bahasa sendiri. Seperti negara Jepang yang
sangat menjunjung tinggi bahasa mereka sehingga banyak negara yang ingin tahu
dan mempelajari bahasa Jepang.
Hari Sumpah Pemuda memang masih
lama. Namun, mari kita tetap sebarkan semangat mencintai Bahasa Indonesia tanpa
melupakan bahasa Ibu juga donk. Aku Bangga Dengan Bahasa Indonesia.
C


Comments