NEGARA YANG BESAR, NEGARA YANG PENDUDUKNYA SEHAT!!


            Indonesia adalah Negara dengan jumlah penduduk terbesar ke empat di dunia. Dengan jumlah penduduk yang besar dan banyak itu, Indonesia seharusnya mampu untuk menjadi bangsa yang besar dan berkembang. Belum lagi dilengkapi sumber daya alam yang berlimpah ruah. Sayangnya, banyak masyarkat kita yang tidak sehat, sakit-sakitan sehingga tidak produktif.
Kunci keberhasilan suatu Negara pada dasarnya bukanlah berada pada kekayaan sumber daya alam melainkan kemampuan sumber daya manusia yang memadai. Sumber daya manusia yang produktif akan mampu untuk mengolah sumber daya alam yang besar dan banyak sehingga mengantarkan suatu Negara menjadi Negara besar dan maju.
Contohnya adalah negara-negara maju di dunia saat ini. Jepang misalnya, dengan kondisi sumber daya alam yang tidak banyak namun ditunjang dengan sumber daya manusia yang cerdas, Jepang mampu menjadi negara maju di Asia.
Untuk menciptakan sumber daya manusia yang produktif, sector kesehatan dan pendidikan harus bagus. Namun, selama ini kedua sector tersebut kurang diperhatikan oleh pemerintah. Dahulu, pemerintah lebih memikirkan sector pertahanan dan ekonomi. Padahal, jika sector kesehatan dan pendidikan yang lebih difokuskan maka sector pertahanan dan ekonomi tentu akan lebih bagus.
Semua berawal dari kesehatan. Menurut WHO, sehat adalah bukan hanya terbebas dari penyakit melainkan sehat secara fisik, mental, ekonomi dan social. Pengertian sehat sudah jauh berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Dengan kondisi sehat (tanpa penyakit), proses belajar seseorang menjadi lebih baik, dengan belajar dapat meningkatkan income  dalam keluarga, mejauhkan dari stress akibat kekurangan ekonomi, dan mendapat tempat di mata masyarakat social. Di Negara-negara maju, rumah sakit sudah bukan lagi sebagai tempat untuk mengobati penyakit-penyakit seperti diare, malaria, dll. Melainkan sebagai tempat melakukan pencegahan penyakit dengan sebutan medical check-up.
Upaya-upaya preventif mulai diperhatikan saat ini. Tetapi, tidak di Negara kita. Upaya-upaya kuratif jelas lebih mendapat perhatian. Meskipun, pemerhati upaya-upaya preventif mulai menunjukkan dirinya. Upaya kuratif dinilai lebih penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pada kenyataannya, kesempatan sembuh total (sehat produktif) pada orang yang sakit hanya sekitar dua puluh persen. Sementara orang yang sehat (terancam sakit) jauh lebih banyak. Mereka inilah yang patut diperhatikan. Upaya preventif dan promotif adalah jawaban untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Masalah-masalah kesehatan yang mempengaruhi tumbuh kembang SDM:
1.      Anemia Ibu Hamil
2.      KEK pada bayi dan anak
3.      GAKY (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium)
4.      Berat Badan Lahir Rendah    
Untuk mengurangi masalah-masalah kesehatan di atas memang perlu upaya kuratif (pengobatan), tetapi jauh lebih penting untuk melakukan upaya preventif dan promotif (pencegahan dan promosi kesehatan) untuk mencegah meningkatnya masalah-masalah kesehatan di atas.
Masalah-masalah kesehatan di atas berpengaruh terhadap perkembangan sumber daya manusia yang bagus. Kesehatan Ibu dan Anak apabila diperhatikan dengan baik akan menunjang pembentukkan generasi penerus yang memadai dan cerdas. Oleh karena itu, sektor kesehatan dan pendidikan perlu diperhatikan dan dibenahi. Mari wujudkan Indonesia Sehat 2015!!

C

Comments

Popular posts from this blog

KEEP SHINING AND KEEP THE FAITH

S U D D E N L Y