Harmony


Hukum apa yang begitu tega memisahkan ibu dan anak?





Menonton kembali film korea berjudul Harmony untuk yang kesekian kali. Entah bagaimana perasaan seorang ibu jika dipisahkan dengan anaknya yang masih kecil. Bahkan, ia belum bisa memanggil nama ibunya.

Hong Jeong Hye, 32 Tahun. Dihukum 10 tahun atas kasus pembunuhan terhadap suaminya sendiri. Saat itu, Jeong Hye tengah mengandung anak pertamanya dengan suaminya. Sayang, suaminya yang memiliki kelainan mental itu malah tidak mengakui anak yang dikandung Jeong Hye. Sebenarnya, Jeong Hye bisa saja tidak masuk penjara mengingat suaminya memiliki kelainan mental. Namun, Jeong Hye begitu stress sehingga tidak peduli apakah ia akan masuk penjara atau tidak.

Setahun kemudian, bayi lucu yang beranjak kanak-kanak bernama Minwoo merayakan ulang tahun pertamanya. Jeong Hye begitu senang karena ia tidak punya banyak waktu dengan minwoo. Merayakan ulang tahun pertama minwoo adalah hadiah besar untuknya.

Di dalam penjara wanita, Jeong Hye berteman dengan orang-orang yang memiliki kejahatan serupa. Meskipun begitu, mereka tidak sejahat seperti yang dipikirkan orang-orang. Jeong Hye dan teman satu selnya berbagi kebahagiaan yang sama. Hingga suatu hari, datang narapidana baru atas kasus pembunuhan. Ia masih sangat muda dan penuh luka di dalam hatinya. Awalnya, ia tidak mau bersosialisasi dengan yang lainnya. Namun, karena sebuah kejadian, ia akhirnya menjadi bagian dari teman-teman Jeong Hye.

Semua berawal dari ide Jeong Hye untuk membuat paduan suara. Jeong Hye berpendapat bahwa dengan kegiatan yang positif dapat membantu rekan-rekan narapida untuk berubah. Rencana yang awalnya ditentang dan penuh konflik akhirnya berlangsung sempurna. Jeong Hye sangat bersemangat karena Kepala Penjara menjanjikan sebuah hari bebas untuk Jeong Hye dan Minwoo. Siapa yang menyangka jika di hari bebas itu Jeong Hye juga harus menyerahkan Minwoo ke orang tua asuh. Sungguh menyedihkan.

Hukum apa yang begitu tega memisahkan ibu dan anak?

            Jeong Hye sangat terpukul setelah menyerahkan Minwoo. Ia seperti kehilangan separuh hatinya. Untungnya, paduan suara yang dibuatnya menjadi tempat dimana ia bisa tersenyum lagi. Paduan suara itu terus berlangsung hingga empat tahun kemudian.

            Di sebuah hari natal yang dingin, petugas Kong, kawan karib Jeong Hye mengatakan bahwa paduan suara mereka mendapatkan undagngan untuk hadir di sebuah acara malam natal di seoul. Dan, sebagai hadiah para penyanyi bisa mengirimkan undangan gratis pada keluarganya. Petugas Kong yang baik hati itu mengirimkan undangn ke rumah-rumah para penyanyi. Termasuk ke rumah Guru Min-Ok yang anaknya tidak pernah mau menemui ibunya di penjara. Petugas Kong ingin sekali memberikan undangan ke rumah orangtua angkat minwoo, namun hatinya tidak tega untuk merusak kebahagian orang lain.

            Di hari yang ditentukan, paduan suara penjara wanita itu tampil memukau meskipun sempat terjadi insiden tak terduga. Di akhir acara, tiba-tiba rombongan paduan suara anak-anak naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama mereka. Di samping Jeong Hye, seorang anak kecil memegang tangannya erat. Dia adalah minwoo karena memiliki tanda lahir yang sama di tangan kirinya. Jeong Hye begitu terharu bisa bertemu dengan minwoo. Saat acara selesai, ia diberi izin untuk menemui minwoo dan melepas rasa rindunya. Minwoo kecilnya sudah bertambah besar dan hidup dengan baik meskipun ia tidak bisa mengenali Jeong Hye. Sebuah pelukan dan ciuman hangat dari minwoo menjadi hadiah natal untuk Jeong Hye. Sedihnya....

            Dilain hari, guru min ok mendapatkan tanggal eksekusinya. Ia diberi izin untuk menemui keluarganya. Anak-anaknya menyambutnya dengan kesedihan. Karena keesokan harinya, ibu mereka sudah tidak ada lagi. Seisi penjara berduka atas keputusan pengadilan. Meskipun begitu, guru min ok tersenyum bahagia karena di hari-hari tersisa di hidupnya ia memberikan banyak senyuman untuk orang lain.



Makassar, 8 Desember 2013

Sambil mengetik dan mengenang ibu. Ibu, maafkan aku yang tidak mengerti perasaanmu ketika aku meninggalkanmu dulu T___T

           

Comments

Popular posts from this blog

KEEP SHINING AND KEEP THE FAITH

S U D D E N L Y