Magang = Mahasiswa Ganggu
Magang =
Mahasiswa Ganggu
At Dinas
Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur
Date ; 16
Desember 2013 until 04 Januari 2014 (one year boo : D)
![]() |
| what must we do here?? |
Yeah!!
Magang mungkin tepat sekali sebagai singkatan dari mahasiswa ganggu. Untuk semua
mahasiswa yang pernah magang, mungkin ungkapan ini ada benarnya. Kedatangan
kita ke dalam suatu instansi pemerintah maupun swasta sering kali tidak
diharapkan. Diharapkan sih, tapi tidak sepenuhnya. Kedatangan kita hanya diisi
dengan kegiatan yang 80% nganggur, 20% bantu-bantu. Ya, semoga bantu-bantunya
bukan mbantu bikinin kopi, teh apalagi
beliin makan siang! Semogaa...
Kegiatan
magang untuk angkatan 2010 jurusan epidemiologi FKM Unhas kali ini berbeda dari
biasanya. Jika dulunya kegiatan magang dilakukan di dalam kota, kemudian lintas
kota, sekarang dilakukan lintas provinsi men.
Ke depannya mungkin lintas negara, ya? Hahah...
Sebanyak
10 kelompok tersebar di 7 provinsi yang ada di Indonesia. Mulai dari Ambon
hingga Kalimantan Timur. And, kelompok saya mendapatkan tempat di dinkes
kalimantan timur. Perjalanan magang yang jatuh di akhir tahun merupakan sebuah kesalahan
besar. Dimana kita tahu sendiri kan kalau akhir tahun itu kalender pada merah
semua. Alhasil, kegiatan magang kita bukan 80-20 lagi, melainkan 80% liburan,
10% nganggur dan 10% bantu-bantu. Hahah...
Pertama
kali menginjakkan kaki di east borneo
sungguh menyenangkan. Akhirnya! Tiga pulau sudah kujelajahi dari Papua,
Sulawesi hingga Kalimantan. Yang terpikir kemudian di benak kita, kelompok
magang, adalah mencari tempat-tempat wisata yang layak untuk dikunjungi. Bukan
memikirkan apa yang harus kita lakukan di kantor nanti? That’s number 2.
Berangkat
dari Makassar pukul 02.30 WITA, kami tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan pukul
03.30. perjalanan Balikpapan-Samarinda yang biasanya ditempuh dalam waktu tiga
jam, kami lalui selama hampir lima jam. Alhasil, pada pukul delapan malam kami
berenam baru tiba di rumah. esoknya, keluarga dari salah satu rekan kami yang
juga memberikan ‘sementara’ rumahnya untuk kami tempati, mengajak kami keliling
kota Samarinda. Lumayan membingungkan. Jika biasanya jalanan yang selalu kami
lewati di makassar adalah jalanan yang datar, maka berbeda dengan di Samarinda.
Jalanannya berbukit. Meskipun tidak seberbukit jalanan di Jayapura, tapi tidak
jauh berbeda-lah.
I hate Monday di Samarinda benar-benar terjadi. Kita harus
siap pukul 7 pagi karena semua kantor pemerintah memulai pekerjaannya pukul 8
dimana harus ada apel pagi pukul 7.30 pagi. Disambut oleh bapak Sekretaris
Dinkes yang juga orang Sulawesi, kami diperkenalkan dengan Kasi P2PL yang juga
akan menjadi pembimbing kami selama di sana, Ibu Nurhasanah. Kemudian, kami pun
diperkenalkan dengan staf P2PL yang baik dan ramah. Maka, petualangan 3 minggu
magang pun di mulai.
Di
ruangan P2PL, kami memiliki meja khusus yang biasa kami gunakan untuk ‘bergosip’
sambil menanti tugas dari para staf. Tak jarang, tempat itu menjadi tempat kami
menundukkan kepala untuk ‘tidur’. Selama 14 hari kerja, rasanya tidak ada yang
saya dapatkan selain kelelahan menunggu waktu pulang. Ada kesempatan dimana
kami diajak untuk ikut kegiatan di luar kantor. Lumayan, dua hari nggak ngantor itu sebuah hadiah besar.
tidak menunggu tugas sambil bengong. Makan gratis lagi : D di Hotel tempat kegiatan berlangsung.
![]() |
| our metting table. miss this table T.T LOL |
Dari
semua kegiatan magang, mungkin yang paling menyenangkan adalah saat liburannya.
Karena memang 80% kegiatan kami adalah jalan-jalan. Kapan lagi kita ke
Kalimantan boo? Tetapi, tempat wisata di Samarinda tidak
begitu banyak. Yang paling sering kami kunjungi adalah Mall Lembusuwana, yang
merupakan mall terbesar di Samarinda yang juga mall terdekat dari rumah kami. Lima
menit jalan kaki bro! Selain itu kami juga sempat berjalan-jalan di Samarinda
Mall dan nonton di Samarinda Central Plaza. Kemudian menghabiskan satu jam di
Kebun Raya Samarinda. Hanya satu jam! Karena setengah jam pun kita sudah habis
mengelilingi seluruh kebun raya (yang bagian depan doang sih). Lalu melihat
tarian adat suku Dayak di Kampung Dayak Pampang. Dan berbelanja sedikit
aksesoris di Citra pusat oleh-oleh.
Dan
dari semua kegiatan liburan yang paling asyik mungkin saat berpetualangan ke
Penajam Paser Utara. Menaiki speedboat,
tinggal dua malam di kabupaten baru yang sepi, melihat pantai yang tanpa
pengunjung. Indah sekalii.... Juga melihat kaya-nya laut balikpapan dengan
kapal-kapal minyak berlalu lalang. Balikpapan jauh lebih ramai dibandingkan
Samarinda dan Penajam tentu saja.
![]() |
| one lonely beach in Penajam Paser Utara |
![]() |
| one lonely girl in lonely beach XD |
![]() |
| at Islamic Centre Samarinda. Subhanallah..It's so big |
![]() |
| in Tepian Mahakam with Kak Ani |
![]() |
| we're waiting for a speedboat in Harbor |
![]() | ||
| we're going to Penajam with speedboat with full of bags |
![]() |
| Kebun Raya Samarinda, we're not met animal but thats?? Doraemon? -_- |
Indahnya
kalimantan tidak seindah dengan 3 minggu hidup bersama kalian. Meskipun kita
sudah bersama-sama sejak menjadi mahasiswa baru, terlebih kita masuk di jurusan
yang sama. Namun, kebersamaan 3 minggu tinggal serumah tidak akan terlupakan. Arni, kakmel, nunung, ningrum dan diana...
everybody is different, but we can understand other.. Thank you, guys! For three
weeks beautiful memory. Next time, we must hang out together again, in Borneo..
![]() |
| I gonna miss you and our moments, friend :) |
And for all staf in P2PL, thank you
so much for everything. Maybe i came with a piece of knowledge, but i out with
a full of knowledge about worker world. Thank you..
![]() |
| thank you so much :) :) |
And, By Borneo...
![]() |
| with Mr. Hasyim who very kind to us. Thank you for everything, uncle :) |
Makassar, 16 Januari 2014
C












Comments