GRAVITY : RALAT MIMPI GUE JADI ASTRONOT
Gravity : Ralat Mimpi Gue Jadi Astronot
Maklum
baru ditonton, jadi baru diulas. Padahal saya penggemar film sci-fi. Tapi ini
kenapa bisa dilewatkan begitu saja? Setelah menontonnya, tanggapan saya,
sebagai penyuka film tentang luar angkasa, bintang, alien, dll.
Gila!
Gue nggak mau tinggal di luar angkasa. Gue nggak jadi mimpi pengen kerja di
NASA, atau jadi astronot. Tidak seperti film-film bertema hampir sama dengan
gravity, yang memamerkan keindahan luar angkasa dan selalu berakhir dengan
kematian para kru. Gue pikir film ini yang mampu menyedot perhatian penuh gue
untuk merasakan betapa tersiksanya sendirian di luar angkasa, tanpa oksigen,
tanpa gravitasi, tanpa kepastian apakah gue akan tetap hidup atau berharap
sesuatu yang konyol misalnya tiba-tiba ada orang yang datang nyelamatin gue.
Sejenak gue merasa merinding seolah-olah gue yang sedang terpental-pental di
luar angkasa itu.
Tidak
heran memang jika film besutan dibintangi Sandra Bullock dan
disutradarai Alfonso Cuaron mendominasi anugerah perfilman tertinggi Amerika
Serikat, Acadamey Award atau Oscar, tahun ini dengan merebut tujuh kategori,
termasuk salah satu dari empat kategori paling bergengsi untuk Sutradara
Terbaik. Meskipun tidak sampai meraih film terbaik, Garvity cukup membuat gue
puas dengan pesan yang tersampaikan di dalamnya.
Bermimpi jadi astronot? Well, yeah.
Setelah nonton ini, enggak deh. Sudah bagus-bagus Tuhan ngasih kita tempat yang
aman dan nyaman bernama Bumi. Masih mau jalan-jalan di luar angkasa sana. Gue
merinding saat dialog dr. Ryan Stone dengan entahlah siapa yang itu saat berada
di dalam kapsul, yang tidak ingin mati di luar angkasa, tanpa ada yang tahu,
tanpa ada yang berkabung untuknya, tanpa jasadnya yang menetap di bumi. Uwooo~
sedih sekali nasib para astronot yang mati di luar angkasa.
Gue memang belum pernah nonton film A
Space Oddisey atau Solaris (ketinggalan banget sih but udah jadi daftar nonton
kok haha) jadi gue nggak bisa menjudge langsung film ini sebagai film fiksi
ilmiah terbaik, soalnya masih ada yang lebih baik. But, so far i love this movie. Pemandangan yang indah dari luar
angkasa ditampilkan juga hingga membuat iri ya, pengen lihat tapi nggak pengen
kena risiko macam gitu. Hehe..

Comments