Diskriminasi Paket Internet (Late Post)


I think if internet connection in Indonesia in cut, i will die too..
Bukan hanya pengusaha online atau akrab disebut COD yang akan merugi saat Indonesia kehilangan koneksi internetnya. Melainkan sekitar 55% pengguna internet di Indonesia yang akan kecewa. Tidak dipungkiri memang, karena suatu hal yang namanya internet, dunia semakin terbuka lebar. Jarak-jarak yang dahulu sangat jauh diperpendek dengan adanya jaringan internet. Sekat-sekat antar belahan dunia terhapuskan. Termasuk di Indonesia, negara yang dipisah-pisahkan oleh laut dimana-mana. Internet menjadikan sebagian orang di daerah timur dan barat terasa menjadi dekat.
                Sejak koneksi internet masuk ke Indonesia, penggunanya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Yang dahulu koneksi internet hanya bisa dilakukan melalui komputer, kini sudah bisa digunakan di ponsel. Dari ponsel yang harga jutaan rupiah hingga yang ratusan ribu bisa menikmati akses internet di tangan sendiri. Bisa dibawa kemana pun dan dalam kondisi apapun. Maka tidak heran jika koneksi internet menjadi hal yang penting dewasa ini.
                Maraknya penggunaan koneksi internet didukung dengan provider yang terus memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi penggunanya. Tercatat beberapa provider yang terkenal dengan kemudahan, kenyamanan dan harga murah yang ditawarkan kepada pengguna di Indonesia. Sayangnya, kemudahan, kenyamanan dan harga murah tersebut diberlakukan sama seperti kemudahan, kenyamanan dan harga murah sebotol air mineral antara wilayah barat dan timur.
                Iya, sebagai orang yang membutuhkan koneksi internet, memilih provider yang tepat tentu harus dipikirkan dengan agak serius. Sebab, di daerah saya tidak mudah dan murah harga yang harus dibayar agar bisa menikmati akses internet. Apalagi pilihan yang ditawarkan hampir tidak ada. Jika di kota besar, Anda bisa memilih dari sekian banyak provider dengan harga yang murah dan koneksi yang cepat. Maka di daerah saya hanya diberikan satu pilihan dengan harga yang tidak murah dan koneksi yang ‘yah setidaknya’ cepat.
                Memang tidak mudah bagi setiap provider untuk memperpanjang jaringannya sampai ke pelosok timur Indonesia. Selain karena jumlah penduduk di sana tidak sebanyak di daerah barat, juga karena pengguna internet tidak sebanyak seperti di wilayah barat. Sehingga wajar jika hanya satu provider yang harus saya pilih untuk memuaskan kebutuhan saya akan penggunaan internet.
                Sesalnya, tidak semua kemudahan dan kemurahan yang ditawarkan provider tersebut berlaku sama di seluruh di Indonesia. Ini saya alami ketika ingin memanjangkan paket kuota internet bulanan. Jika selama ini di semua wilayah Indonesia memiliki harga yang sama, maka entah mulai kapan kebijakan itu berubah. Harga setiap paket yang ditawarkan memiliki harga yang berbeda di setiap wilayah. Semakin timur wilayah tempat tinggal Anda, maka semakin mahal harga yang harus Anda bayar. Saya menyengir melihat perbedaan harga yang sangat jauh bedanya antara wilayah barat dan timur.  Apakah kenaikan harga BBM mempengaruhi harga paket Internet sementara harga pulsa tidak mengalami perubahan.
                Ah, sambil menuliskan ini perasaan saya adalah benar-benar kecewa. Ternyata selama ini daerah saya di diskiriminasi. Haruskah saya pindah ke daerah lain agar mendapatkan kemudahan dan kemurahan akses internet hanya karena masalah ini?

Selasa sore di atas bukit polimak pada penghujung tahun

               

Comments

Popular posts from this blog

KEEP SHINING AND KEEP THE FAITH

S U D D E N L Y