Carrier (2009)
Jika tidak ikuti aturan, maka kamu mati. Jika
kamu ikuti aturan, maka kamu tetap hidup. Mungkin
Dunia
terserang virus berbahaya yang memusnahkan hampir seisi dunia. Orang-orang
banyak yang meninggal, mengurung diri di dalam rumah dengan suply makanan, lalu
mati perlahan. Virusnya sangat mudah menyebar di udara. Jadi aturannya, supaya
kamu tetap hidup, jangan dekati mereka yang terinfeksi. Mereka sudah meninggal.
Prinsip
itu yang coba diterapkan Danny, Bryan, Bobby dan Kate. Keempatnya hendak menuju
pantai yang dulu selalu menjadi tempat liburan Danny dan Bryan saat kecil. Di
sana ada sebuah motel tua yang sudah lama ditinggalkan. Mereka berpikir bisa
bersembunyi di sana sampai wabahnya berakhir. Tapi, perjalanan dari rumah
mereka ke pantai tidaklah dekat dan mudah. Terdapat banyak rintangan yang
mereka hadapi, terutama tentang rasa kemanusiaan mereka. sanggupkah mereka
bertahan pada aturan yang sudah di buat, atau akan mereka akhirnya mengalah
sebab perasaan kemanusiaan?
Keempatnya mencoba sebisa mungkin untuk terus
pada aturan sampai beberapa hal mematahkan sisi keras mereka. Ya namanya juga
manusia ya. Ada yang pura-pura keras padahal baik hati. Seperti saat mereka
bertemu ayah dan anak yang kehabisan bahan bakar dengan anak yang positif
terinfeksi. Sebenarnya mereka bisa saja langsung meninggalkan keduanya. Namun
masih ada rasa terima kasih dan kemanusiaan di dalam diri mereka.
Film
yang tidak sampai 100 menit memang seperti biasa saja dan terkesan lamban.
Kisah tentang wabahnya pun tidak terlalu berdarah-darah. Namun semuanya cukup
logis ketika ada wabah merebak dan kita memilih untuk menjauhi kota. Konflik
kemanusiaan atas memegang prinsip dihadirkan disini. Terutama untuk kakak
beradik Bryan dan Danny. Sanggupkan mereka melewati ribuan kilometer untuk bisa
sampai ke pantai tujuan mereka?
Kadang memilih hidup hanya memilih bentuk
yang lebih menyakitkan daripada kematian

Comments