Bahaya Terlalu Banyak Tidur (Over Sleep)
![]() |
| source : halieellis.com |
Sudah
jadi kebiasaan dari kecil kalau lagi bosan dan badmood pasti memilih untuk
tidur tidur tidur. Dulu pernah saya ‘dilarikan’ ke dokter karena sakit kepala
yang luar biasa. Takutnya sih kena malaria karena di daerah saya ini penyakit
yang endemis. Di tengah perjalanan menuju tempat menunggu angkutan kota,
tetangga saya menegur. “Mau kemana?” Ya biasalah nyapa-nyapa tetangga. Trus dia
berkomentar, “Wah, kamu kebanyakan tidur kali.”
Tidur
berlebih atau oversleep kenyataannya memang sering saya lakukan kalau lagi gak
mood melakukan aktivitas lain. Dan reaksi yang timbul dari kebiasaan itu adalah
sakit kepala yang luar biasa. Menyebalkan memang. Terutama kalau saya lupa dan
tidak sadar (keenakan) sudah tidur terlalu lama. Sakit kepalapun muncul dan
aktivitas yang lain menjadi terganggu.
Berbicara
mengenai oversleep, ternyata oversleep ini berbahaya juga. Saya jadi kebingungan.
Sewaktu masih di bangku sarjana selalu kurang tidur karena insomnia yang
ternyata memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. Sekarang, di tengah-tengah
menjalani studi pascasarjana malah suka kebanyakan tidur (parah) yang lagi-lagi
memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. Lalu, apa saja bahaya jika kebanyakan
tidur itu? Disadur dari berbagai sumber, bahaya terhadap kesehatan jika terlalu
banyak tidur adalah sebagai berikut.
a. Sakit Kepala.
Ini yang saya rasakan. Tidur berlebih dapat mempengaruhi neotransmitter di otak
sehingga menimbulkan sakit kepala.
b. Diabetes.
Menurut para ahli, kadar gula dalam darah bisa meningkat kalau tidur tidak
teratur. Dimana ada penelitian yang menyatakan 50% orang yang tidur kurang dari
5 jam dan lebih dari 9 jam memiliki risiko untuk terkena diabetes.
c.
Obesitas. Salah
satu penyebab obesitas adalah kurang bergerak. Jika terlalu banyak tidur tentu
kita akan menjadi kurang bergerak. Kurang gerak menyebabkan karbohidrat yang masuk
ke dalam tubuh tidak diubah menjadi energi melainkan disimpan menjadi lemak.
d. Sakit Punggung.
Tidur yang terlalu banyak membuat punggung bekerja lebih berat karena menahan
tubuh saat tidur. Sehingga pada saat bangun punggung biasanya terasa sakit. Apalagi
setelah aktivitas tidur yang panjang kita tiba-tiba disibukkan dengan kegiatan
yang lama. Wah, tambah remuk deh punggung.
e. Depresi. Ini
logika yang kebalik-balik sih. Biasanya orang yang terlalu banyak tidur karena
mengalami depresi. Tapi, kebanyakan tidur justru membuat depresi semakin parah.
Hal ini dipengaruhi karena minat sosialisasi yang berkurang. Saat kebanyak
tidur anda bisa bangun kesiangan, waktu bergaul dengan tetangga atau orang
sekitar menjadi berkurang. Terlalu banyak tidur juga ternyata bisa menyebabkan
kematian muda.
f. Gangguan Jantung.
Terlalu banyak tidur menyebabkan peningkatan risiko tekanan darah tinggi dan
risiko terkena penyakit jantung koroner.
Itulah beberapa bahaya yang diakibatkan
kelebihan tidur. Kelebihan tidur karena tidak memiliki kegiatan di pagi hari di
hari berikutnya kadang menyebabkan kita tidak ingin cepat-cepat bangun dari
kasur. Misalnya di hari libur. Gaya gravitasi kasur begitu besar sehingga
nyamannya menjadi double dari hari-hari sebelumnya. Namun, menyadari akibat
yang kemudian bisa mengganggu aktivitas Anda, sebaiknya segera bangkit dan
hadapi hari.
Sendowog
Ditulis dengan kepala
yang masih berat karena terlalu banyak tidur.

Comments