Posts

[Nge-Skripsweet] Variabel Dalam Penelitian

Image
Bingung sama variabel kontrol dan variabel antara. Setelah dibaca-baca sedikit akhirnya mulai mengerti sedikit. Sedikit loh ya, jadi kalau salah itu semata-mata karena saya baru mengerti sedikit. Yee... Oke, kita mulai dari pengertian variabel. Karena tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka epen kaa.. *kata orang papua* Variabel adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh si peneliti untuk dipelajari sehingga didapatkan informasi dari itu kemudian ditarik kesimpulannya. Itu kata Om Sugiyono pada tahun 2007. Kalau kata paman Bisma Murti, variabel itu adalah fenomena yang mempunyai variasi nilai yang bisa diukur secara kuantitatif dan kualitatif. Nah, kalau kata dosen saya Dr. Buraerah, variabel itu adalah segala sesuatu yang diukur dalam penelitian. Itu tadi pengertian variabel menurut beberapa ahli. Dari pengertian itu sebenarnya saya tidak mengerti sekali jika sudah dihadapkan dalam masalah-masalah penelitan yang memusingkan kepala sehin...

[Lirik] Lee Jung - Dumbness ; Jang Ok Jung OST

Image
Lagu ini yang buat saya suka sama drama Jang Ok Jung Living In Love. Sedih sekali. Seolah saya bisa merasakan perasaan Lee Soon yang terluka karena orang-orang di dekatnya semua tidak menyukai Jang Ok Jung. Perjalanannya yang berat untuk membawa Ok Jung ke tempat yang bisa menghapus bersih kelasnya dengan memberikan pakaian terindah di Joseon begitu sulit dan penuh rintangan. Lee Soon berusaha keras terus menggenggam tangan Ok Jung meskipun banyak orang yang berusaha membuat Lee Soon melepas tangan Ok Jung.  Meskipun kisah Ok Jung di drama ini berbeda dengan di drama Dong Yi. Namun, penulis tidak menghilangkan sejarah aslinya. Terlepas dari mana cerita yang benar tentang selir-selir Raja SukJong, nikmati saja alurnya yang mengharu biru.  Lee Soon dan Jang Ok Jung--- I love this couple ^^ 벙어리[Byeongeori] ~ Dumbness ~ Song by Lee Jung Jang Ok Jung OST Part 5 Romanizasi : amu maldo hal su eobtjiman sikeungeorineun nae gaseumi mareul hago inne amuri moreun c...

Derita Penulis Pemula -- 1

Image
OH MY GOD! Aku tak bisa berhenti tertawa membaca cerita itu. Sampai sekarang. Ketika melihat buku bersampul biru yang dihiasi gambar ‘lucu’ seputar move on , hatiku menolak keras untuk membukanya. Membuka halaman dimana salah satu ceritaku dimuat. Bukankah harusnya aku bangga akhirnya memiliki cerita yang dimuat? Iya! Aku sangat bangga. Akhirnya. Begitulah ketika aku tahu cerita pendekku terpilih. Tetapi, hari demi hari mendekati penerbitan, aku tidak tahu kenapa aku gusar. Tidak percaya diri. Tidak yakin bahwa ceritaku bagus. Yeah! I’m an amateur. Ketika cerita yang kutulis dengan hati dan segenap perasaan terpukul itu kubaca pertama kali dalam bentuk buku. Aku tertawa lepas. Terbahak-bahak. Bagaimana mungkin aku menulis cerita seperti ini? Terlalu menyedihkan. Terlalu mengada-ngada. Terlalu.. bukan aku. Tanggapan teman-temanku serupa. Cerita yang seharusnya sedih malah menjadi begitu lucu. Benarkan? Ceritaku tidak bagus. Kenapa penerbit memilihnya? Hahaha~ siapa...

Hujan Pertama Di Bulan September

Image
                Hujan selalu menjadi event yang dinantikan. Banyak orang yang merindukan hujan. Bahkan di musim dingin pun, hujan tetap dinanti-nantikan. Hujan seolah memiliki aura kerinduan yang untuk semua orang. Udara dingin yang dibawanya diyakini dapat memberikan perasaan baru pada suasana hati yang berubah. Entah karena rusaknya mood atau karena suatu hal yang membuat perasaan berubah marah. Hujan menjadi obat penenang.                 Seperti saat ini, saat hujan pertama di bulan september datang. Membawa angin kesejukan untuk hati yang sejak tadi bergejolak marah. Kejadian demi kejadian berujung pada masalah. Masalah demi masalah tidak pernah meninggalkan kita. mungkin begitulah Tuhan mengatur pelajaran hidup untuk umatnya.                 Mus...

(CERPEN) Pria 20 Detik

Image
           “20? 20?!” Hyun Ah hampir tidak percaya dengan pendengarannya. Ia bertanya lebih tegas. Mungkin saja Ree Na salah menyebutkan angka. Atau mungkin ia sedang terserang penyakit alzeimer. Ree Na mengangguk mantap. Tidak ada kesalahan. Ia sudah menghitungnya dengan benar. “Dua Puluh Detik! Hahaha!” Sambil tertawa puas, Ree Na meyakinkan sahabatnya yang mangap tak percaya. Bagaimana mungkin kamu menyukai seseorang yang hanya dilihat dua puluh detik? ***  Akhir Musim Semi Bulan Lalu. Toko Kelontongan “Chugbog” lebih ramai dari biasanya. Pemiliknya sibuk sekali melayani pembeli yang terus berdatangan. Kim YunSu, pria 45 tahun itu terus semangat memamerkan senyum lebarnya meskipun ia sudah kelelahan. Penyakit tuanya membuatnya tidak bisa bekerja seperti dulu lagi. Lihat saja, setelah seharian melayani pembeli asam uratnya kambuh lagi. “Appa!” Ree Na mengeluh kesal melihat YunSu terjatuh sakit di depan...